PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL DAUN KUNYIT (CURCUMA DOMESTICA VAL) TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH TIKUS PUTIH JANTAN (RATTUS NORVEGICUS) YANG DI INDUKSI ALOKSAN
AKMALUL HABIB DAMANIK (2024) PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL DAUN KUNYIT (CURCUMA DOMESTICA VAL) TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH TIKUS PUTIH JANTAN (RATTUS NORVEGICUS) YANG DI INDUKSI ALOKSAN , SKRIPSI, UNIVERSITAS PRIMA INDONESIA
ABSTRAK
Indonesia adalah sebuah negara yang mempunyai pulau paling banyak di dunia yakni 17.504 pulau. Di samping itu, sumber daya alam yang dimiliki Indonesia tergolong kaya serta kesuburan tanah yang memungkinkan pertumbuhan berbagai jenis tanaman. Curcuma domestica val yang dikenal sebagai kunyit, merupakan salah satu tanaman obat Indonesia. Sejumlah bahan aktif yang ditemukan dalam kunyit telah terbukti dalam penelitian memiliki potensi manfaat kesehatan, termasuk anti diabetik anti radang, anti kanker, obat batuk, obat hati, dan penyakit Alzheimer. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan ekstrak etil etanol daun kunyit pada fitokimia, flavonoid, alkaloid, tanin, triterpenoid, steroid, saponin, serta glikosida. Diabetes melitus adalah kondisi meatabolis yang diindikasikan melalui kadar glukosa pada darah menjadi meningkat yang terjadi akibat gangguan hormon insulin yang berfungsi dalam menurunkan kandungan glukosa darah guna menjaga homeostasis tubuh. Karena hubungan erat antara diabetes melitus dengan gaya hidup, maka pola makan, tidur, bekerja, aktivitas rutin harian dan lainnya harus dilakukan dengan seimbang. Penelitian ini dilakukan di laboratorium dan bersifat eksperimental dengan menggunakan tikus putih jantan sebagai subjek penelitian. Tikus di induksi menggunakan Aloksan dan pemberian dosis 100 mg/kgBB. Tikus-tikus yang digunakan digolongkan menjadi 6 kelompok dengan 5 ekor tikus untuk setiap kelompoknya. Kelompok 1 merupakan kelompok normal, Kelompok 2 merupakan kelompok negatif hanya diberi aquadest dan di induksi dengan aloksan, Kelompok 3 merupakan kelompok positif menggunakan glibenclamid dan di induksi aloksan, Kelompok 4 merupakan kelompok perlakuan pertama yang di induksi aloksan serta menambahkan 100 mg/kgBB ekstrak etanol daun kunyit, Kelompok 5 merupakan kelompok perlakuan kedua yang di induksi aloksan serta menambahkan 200 mg/kgBB ekstrak etanol daun kunyit, Kelompok 6 merupakan kelompok perlakuan ketiga yang di induksi aloksan serta menambahkan 400 mg/kgBB ekstrak etanol daun kunyit.
Kesimpulan : Penurunan kandungan glukosa pada darah tikus putih jantan dapat dilakukan melalui pemberian dosis 400 mg/kgBB ekstrak etanol daun kunyit.
JURNAL
| KATEGORI JURNAL | Jurnal Nasional |
|---|---|
| TAHUN JURNAL | 2024 |
| VOLUME JURNAL | 2 |
| NOMOR JURNAL | 4 |
| NAMA PENERBIT | JUMKES : Jurnal Mahasiswa Ilmu Farmasi dan Kesehatan |
| NOMOR ISSN/ISBN | e-ISSN : 2987-2901, p-ISSN : 2987-2898 |
| LAMAN PENERBIT (URL) | https://jurnal.stikes-ibnusina.ac.id/index.php/jumkes |
| LAMAN ARTIKEL (URL) | https://doi.org/10.59841/an-najat.v2i4.1682 |