FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 25-59 BULAN DI WILAYAH KERJA RUMAH SAKIT ROYAL PRIMA MARELAN
ERVINECO LIMESTAN, SAUD PARULIAN HARIANJA (2022) FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 25-59 BULAN DI WILAYAH KERJA RUMAH SAKIT ROYAL PRIMA MARELAN , SKRIPSI, UNIVERSITAS PRIMA INDONESIA
ABSTRAK
Stunting merupakan masalah gizi kronis dengan tubuh pendek, (Z-Score) <-2 SD (TB/U). Penelitian tentang faktor resiko kejadian stunting pada balita terkait dengan faktor asupan protein, asupan energi, ASI eksklusif, Riwayat MP-ASI, tinggi badan orang tua, status ekonomi keluarga, dan status gizi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor resiko stunting pada balita usia 24 - 59 bulan. Penelitian observasional dengan desain cross sectional pada balita usia 24 - 59 yang berada di wilayah kerja Rumah Sakit Royal Prima Marelan. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 373 balita. Stunting diukur berdasarkan z-score (TB/U). Data tinggi badan diukur dengan menggunakan microtoise, berat badan menggunakan timbangan badan. Data sosial ekonomi, pemberian ASI eksklusif, dan riwayat MP-ASI menggunakan kuesioner. Data asupan nutrisi balita menggunakan formulir food recall 24 jam. Data status gizi diukur menggunakan z-score (BB/TB). Analisis bivariat menggunakan uji Chi Square dan analisis multivariat menggunakan uji regresi logistik. Penelitian ini terdapat 4,8% balita stunting. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa faktor resiko kejadian stunting pada balita usia 24 – 59 bulan antara lain ASI eksklusif (p=0,848; PR = 0,7), MP-ASI (p=0,136; PR = 0,09), tinggi badan ayah (p=0,029; PR = 4), pendapatan (p=0,459; PR = 1,6), dan status gizi (p=0,733; PR = 1,2). Sedangkan asupan energi, asupan protein, dan tinggi badan ibu tidak terbukti sebagai faktor resiko kejadian stunting pada balita. Pemberian ASI tidak eksklusif, riwayat MP-ASI, tinggi badan ayah pendek, pendapatan keluarga rendah, dan status gizi buruk berpengaruh terhadap kejadian stunting pada balita usia 24 – 59 bulan.
JURNAL
| KATEGORI JURNAL | Jurnal Nasional Terakreditasi |
|---|---|
| TAHUN JURNAL | 2022 |
| VOLUME JURNAL | 4 |
| NOMOR JURNAL | 2 |
| NAMA PENERBIT | Journal of Telenursing |
| NOMOR ISSN/ISBN | 26848988 |
| LAMAN PENERBIT (URL) | https://journal.ipm2kpe.or.id/index.php/index |
| LAMAN ARTIKEL (URL) | https://journal.ipm2kpe.or.id/index.php/JOTING/article/view/4720 |