ANALISA PEMBIAYAAN KESEHATAN BERSUMBER PEMERINTA DENGAN PENDEKATAN DISTRICT HEALTH ACCOUNT (DHA) DI KABUPATEN DELI SERDANG

NOVITA HARYANI (2022) ANALISA PEMBIAYAAN KESEHATAN BERSUMBER PEMERINTA DENGAN PENDEKATAN DISTRICT HEALTH ACCOUNT (DHA) DI KABUPATEN DELI SERDANG , TESIS, UNIVERSITAS PRIMA INDONESIA

ABSTRAK

Peningkatan derajat kesehatan suatu masyarakat menurut World Health Organization (WHO) memerlukan anggaran minimal 5% – 6% dari total APBN suatu negara, sedangkan untuk mencapai derajat kesehatan yang ideal diperlukan anggaran 15% - 20% dari APBN. Anggaran yang cukup besar diperlukan karena biaya kesehatan yang cukup tinggi sedangkan  kesehatan tetap harus menjadi prioritas karena merupakan investasi guna meningkatkan derat kesehatan dan produktivitas warganya. District Health Account merupakan suatu cara sistematis, komprehensif dan pemantauan secara konsisten dari aliran dana/pembiayaan pada sistem kesehatan di suatu wilayah kabupaten/kota. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan analisa pembiayaan kesehatan bersumber pemerintah dengan pendekatan district health account (DHA) di Kabupaten Deli Serdang Tahun 2018-2020. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Teknik pengambilan Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total populasi yaitu seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Hasil penelitian menjelaskan bahwa sumber biaya kesehatan, pengelola anggaran pembiayaan kesehatan, penyelenggara pelayanan pembiayaan kesehatan, Jenis kegiatan pembiayaan kesehatan, mata anggaran pembiayaan kesehatan, Jenis program pembiayaan kesehatan. jenjang program pembiayaan kesehatan bersumber pemerintah dan penerima manfaat pembiayaan kesehatan bersumber pemerintah di Kabupaten Deli Serdang Tahun 2018-2020 seluruhnya berjalan dengan baik.

JURNAL
KATEGORI JURNAL Jurnal Internasional
TAHUN JURNAL 2022
VOLUME JURNAL 2
NOMOR JURNAL 3
NAMA PENERBIT novita haryani
NOMOR ISSN/ISBN 2808845X
LAMAN PENERBIT (URL) https://ijhp.net/
LAMAN ARTIKEL (URL) https://www.ijhp.net/index.php/IJHP/article/view/177