TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PEREDARAN ROKOK ELEKTRIK (V A P O R I Z E R) YANG MENGANDUNG ZAT ADIKTIF BERDASARKAN UNDANG- UNDANG NOMOR 36 TAHUN 2009

RONAL PRANATA MANULLANG, MASHITA MARGARETHA MANURUNG (2022) TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PEREDARAN ROKOK ELEKTRIK (V A P O R I Z E R) YANG MENGANDUNG ZAT ADIKTIF BERDASARKAN UNDANG- UNDANG NOMOR 36 TAHUN 2009 , SKRIPSI, UNIVERSITAS PRIMA INDONESIA

ABSTRAK

Merokok merupakan salah satu aktivitas yang masih dilakukan oleh individu di segala usia, mulai dari remaja hingga dewasa, dan mulai dari perempuan hingga laki- laki. Banyak cara yang dapat dilakukan dalam upaya berhenti merokok, seperti berkomitmen, ganti rokok dengan mengkomsumsi permen, alihkan rokok dengan aktivitas-aktivitas yang lebih bermanfaat. Namun sekarang kabar yang beredar tentang perokok yang mencoba berhenti merokok dengan menggunakan rokok elektrik. Rokok elektrik adalah seperangkat alat yang berfungsi untuk mengubah bahan kimia menjadi bentuk uap, dan rokok elektrik terdiri dari 3(tiga) bagian yaitu: Baterai, alat penyemprot (bagian yang akan memanaskan dan menguapkan larutan nikotin), dan Catridge (bagian yang mengandung larutan nikotin). rokok elektrik tidak mengandung tembakau tetapi menggunakan senyawa cair yang terdiri dari campuran air, nikotin, propilen glikol, dan rasa. Menurut Badan Pengawasan Obatdan Makanan (BPOM) rokok elektrik yang mengandung nikotin cair, propilen glikol,dan gliserin. Jika semua bahan dipanaskan makan akan menghasilkan senyawa nitrosamin dan senyawa itu dapat menyebabkan kanker. Oleh karena itu, perlindungan konsumen harus harus ditegakkan dengan tegas. Hasil penelitian ini mengatakan bahwa rokok elektrik dan rokok konvensional memiliki bahaya yang sama bagi penggunanya karena mengandung nikotin dan zat adiktif yang berbahayabagi kesehatan.

JURNAL
KATEGORI JURNAL Jurnal Nasional
TAHUN JURNAL 2022
VOLUME JURNAL 11
NOMOR JURNAL 2
NAMA PENERBIT Legal Brief Journal
NOMOR ISSN/ISBN 27224643
LAMAN PENERBIT (URL) http://legal.isha.or.id/index.php/legal/index
LAMAN ARTIKEL (URL) http://legal.isha.or.id/index.php/legal/article/view/243