PERBANDINGAN EFEKTIVITAS ANTARA BUAH PIR (PYRUS COMMUNIS) DENGAN BUAH MENTIMUN (CUCUMIS SATIVUS L) TERHADAP PH SALIVA DI YAYASAN PANTI ASUHAN CINTA KASIH KECAMATAN TELUK DALAM
ANNA MARIA (2022) PERBANDINGAN EFEKTIVITAS ANTARA BUAH PIR (PYRUS COMMUNIS) DENGAN BUAH MENTIMUN (CUCUMIS SATIVUS L) TERHADAP PH SALIVA DI YAYASAN PANTI ASUHAN CINTA KASIH KECAMATAN TELUK DALAM , SKRIPSI, UNIVERSITAS PRIMA INDONESIA
ABSTRAK
Latar Belakang: Karies merupakan penyakit gigi dan mulut yang umum ditemukan. Etiologi utama karies adalah plak. Mengunyah buah-buahan berserat dapat mencegah akumulasi plak, dengan meningkatkan pH saliva, salah satunya adalah mengonsumsi buah pir dan mentimun. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan efektifitas mengkonsumsi buah pir dengan buah mentimun terhadap peningkatan pH saliva di Yayasan Panti asuhan Cinta Kasih Kecamatan Teluk Dalam. Jenis penelitian adalah quasi eksperiment dengan desain pre test and post test control group. Jumlah sampel 60 orang yang tinggal di Yayasan Panti Asuhan Cinta Kasih. Data dianalisis dengan uji statistik T Test. Hasil: Berdasarkan hasil uji statistik paired t test diperoleh rata-rata pH saliva sebelum mengunyah buah pir sebesar 6,94±0,53 sesudah 7,44±0,42 dengan mean 0,50±0,11. Sedangkan rata-rata pH saliva sebelum mengunyah buah mentimun sebesar 6,81±0,22 sesudah 7,02±0,16 dengan mean 0,16±0,21. Hasil uji statistik independen t test didapatkan nilai p = 0,007 dan 0,037 yang berarti ada perbedaan mengunyah pir dengan buah mentimun terhadap peningkatan pH saliva. Kesimpulan: mengonsumsi buah mentimunl memiliki efektivitas lebih tinggi dibandingan dengan buah buah pir dalam peningkatan pH saliva.
JURNAL
| KATEGORI JURNAL | Jurnal Nasional Terakreditasi |
|---|---|
| TAHUN JURNAL | 2022 |
| VOLUME JURNAL | 10 |
| NOMOR JURNAL | 2 |
| NAMA PENERBIT | Science Midwifery |
| NOMOR ISSN/ISBN | 20867689 |
| LAMAN PENERBIT (URL) | https://midwifery.iocspublisher.org/index.php/midwifery |
| LAMAN ARTIKEL (URL) | https://midwifery.iocspublisher.org/index.php/midwifery/article/view/323 |