UJI EFEKTIVITAS PENYEMBUHAN LUKA SAYATANTARA VIRGIN COCONUT OIL (VCO) DENGAN PRODUK KOMERSIAL VIRGIN COCONUT OIL (VCO) TERHADAP KELINCI (ORYCTOLAGUS CUNICULUS)

NINA ANDRIANA (2020) UJI EFEKTIVITAS PENYEMBUHAN LUKA SAYATANTARA VIRGIN COCONUT OIL (VCO) DENGAN PRODUK KOMERSIAL VIRGIN COCONUT OIL (VCO) TERHADAP KELINCI (ORYCTOLAGUS CUNICULUS) , TESIS, UNIVERSITAS PRIMA INDONESIA

ABSTRAK

Kulit secara permanen terpapar dengan lingkungan luar, kulit sangat rentan dengan munculnya berbagai jenis lesi, seperti luka bakar, ulkus, dan luka sayat Penyembuhan luka adalah peristiwa biologis yang kompleks dan dipengaruhi oleh faktor ekstrinsik dan intrinsik yang dapat menyebabkan komplikasi. Luka dapat menjadi masalah serius jika tidak dirawat. Penyembuhan luka memerlukan urutan proses biologis yang kompleks, yang umumnya dibagi menjadi tiga fase termasuk invasi sel-sel inflamasi, proliferasi sel-sel perbaikan jaringan, dan renovasi jaringan. VCO (Virgin Coconut Oil) kaya akan peran vitamin E dalam mekanisme penahanan sel dalam organ sel, secara signifikan meningkatkan aktivitas enzim antioksidan, proliferasi fibroblast dan neovaskularisasi. Minyak kelapa disimpan untuk dioleskan pada kulit bahkan pada yang terluka dengan risiko alergi minimum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas VCO terhadap sayat. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental Subjek dibagi 4 kelompok, yaitu Kelompok I (kontrol negatif), Kelompok II (kontrol positif pemberian bioplacenton), Kelompok III (kelompok perlakuan pemberian VCO), Kelompok IV (kelompok perlakuan II) adalah sekelompok kelinci (Oryctolagus cuniculus) yang mengalami luka bakar derajat II dengan perawatan produk komersial VCO secara topikal. Kemudian diukur diameter luka pada hari ke 0, 3, 7, 15, 21. Dan pada hari terakhir hewan perlakuan dianastesi dan diambil jaringan luka untuk dilakukan pengecekan histologi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian vco berpotensi dikembangkan menjadi produk pengobatan luka Berdasarkan hasil penelitian kelompok pemberian VCO baik mkomersil maupun buatan memiliki efek penutupan luka sayat yang lebih cepat dibandingkan kelompok lain dan memiliki perbedaan yang signifikan (P<0,05) disbandingkan dengan kelompok negatif. Berdasarkan hasil penelitian kelompok pemberian VCO memiliki efek terhadap ketebalan sel epitel yang lebih rendah dibandingkan dengan kelompok lain, dan jua memiliki rata-rata jumlah sel epitel yang lebih banyak dibandingkan dengan kelompok lain. 

PROSIDING
KATEGORI PROSIDING Prosiding Internasional
LOKASI PROSIDING Medan
TANGGAL MULAI KONFERENSI 2020-06-25
TANGGAL SELESAI KONFERENSI 2020-06-26
NAMA PENERBIT IEEE Xplore
NOMOR ISSN/ISBN 9781728174044
LAMAN PENERBIT (URL) https://ieeexplore.ieee.org/Xplore/home.jsp
LAMAN ARTIKEL (URL) https://ieeexplore.ieee.org/abstract/document/9166668